Kencan Bersama Miss W, Sekretaris yang Mengesankan
Kencan Bersama Miss W, Sekretaris yang Mengesankan
Cerita ini dimulai saat kapolda mendadak ke luar kota. Aku tidak mau buang kesempatan, langsung menghubungi Suhu White Dragon yang kemudian merekomendasikan Miss W. Setelah mengatur jadwal dan prosedur lainnya, kami sepakat eksekusi jam tujuh malam.
Aku sampai duluan di hotel sekitar Kuningan, bersih-bersih keringat setelah seharian kerja keras. Tak lama kemudian dia tiba di lokasi.
Kata orang, first impression itu sangat penting — dan first impression dari Miss W benar-benar mengesankan. Penampilannya seperti sekretaris kantor: baju terusan batik, sepatu high heel, lengkap dengan tas kerjanya. Jauh dari kesan "komersil", dan ini yang aku suka. Rasanya seperti jalan bareng pacar sendiri.
Aku tawarkan makan malam, tapi katanya sudah makan. Akhirnya kami nongkrong di depan TV, ngobrol ke sana ke sini sambil nonton. Tiba-tiba dia membuka bajunya lalu foreplay dimulai. Aku mendapat "second impression" yang tak kalah penting: bersih, dan wanginya normal — tidak terlalu wangi, tapi tidak ada aroma tidak enak. Seperti wangi perempuan rumahan, netral. Padahal dia belum mandi.
Aku tanya apakah dia mau bersih-bersih dulu. "Ga usah," katanya. Ya sudah, lanjut cium-cium.
Mulai foreplay, aku bantu buka bra, cium-cium leher — tapi tidak boleh sampai merah, katanya. Lanjut menikmati dadanya. Kemudian ke bawah, dan aku mendapat "third impression": bersih, mulus, dan aromanya enak. Gila, cewe ini benar-benar terawat betul badannya.
Karena rasanya sangat enak, aku agak lama oral dia. Enak sekali sampai aku merasa tidak perlu di-BJ demi menikmati miliknya.
Kami lanjut foreplay sambil aku memasukkan jari. Dia sudah mendesah-desah, minta digenjot. Terus foreplay, sambil gesek-gesek ke miliknya.
Demi keamanan, aku langsung ambil kondom dan minta dipasangkan. Agak lama juga dia memasangnya — katanya kurang mahir dan kondomnya kekecilan (aku anggap ini pujian). Jadinya kami pasang sambil ketawa-ketawa; akhirnya aku bantu pasang yang agak kusut kelamaan diutak-atik. Santai sekali prosesnya, tidak terburu-buru.
Setelah terpasang, aku olesin pelumas di kondom supaya lebih licin dan tidak membuatnya perih. Ternyata miliknya sudah basah, malah jadi terlalu licin gara-gara lube.
Perang di kasur pun dimulai. Dia nurut dan lihai, tidak ada masalah sama sekali. Miliknya ketat, kadang dia teriak kalau aku tekan sampai dalam — dan karena sudah terasa seperti pacar sendiri, aku sesekali sengaja mentokin supaya dia teriak-teriak.
Kalau aku bisa lama bertahan, artinya aku dan seluruh badan ini menyukai si perempuan. Sama Miss W, aku tidak mau berhenti. Seperti sama pacar sendiri. Dia pun aktif, tidak pasif, dan attitude-nya juga baik.
MOT — dia orgasme. Lanjut WOT, aku suruh dia agak jongkok, enaknya luar biasa. Setelah dia kelelahan WOT, gantian aku di atas.
Akhirnya aku berdiri di samping tempat tidur, dia mengangkang di kasur, dan aku sikap sampai selesai.
Kalau habis selesai masih ingin memeluk, artinya dia benar-benar terasa seperti pacar — dan jarang sekali aku peluk TO habis selesai.
Kami bersih-bersih, gombal-gombalanm, pakai baju, cium-cium. Akhirnya aku antar dia ke tujuan selanjutnya. Di mobil pun obrolannya nyambung. Pokoknya, terasa seperti pacar betul.
Kesimpulan: kualitas tinggi, attitude baik, pengalaman sangat menyenangkan. Sepertinya akan repeat kecuali ada stok Suhu White Dragon yang sama atau lebih baik.
Terima kasih buat Suhu White Dragon atas kepercayaannya.