Harnowo masih ingat betul bagaimana rasanya pertama kali berani mendekati Mbak Ati — wanita anak buah bapaknya, delapan tahun lebih tua dan sudah bersuami. Sebuah siang sepi setelah lebaran, rumah kosong, dan satu kalimat nekat yang ternyata tidak mendapat penolakan. Kisah yang sudah berlangsung bertahun-tahun sebelum akhirnya ditulis sebagai pengakuan.