Selama sepuluh tahun Liliana membenci suaminya yang ia nikahi karena paksaan orangtua — ia melayaninya tanpa pernah menyerahkan hatinya. Suaminya menerima semua itu dengan sabar dan cinta yang tak pernah ia tunjukkan secara terang-terangan. Lalu suatu hari suaminya tidak pulang, dan Liliana baru menyadari betapa dalam ia sesungguhnya mencintai lelaki yang selama ini ia abaikan.